jpnn. com , JAKARTA kacau Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menduga ada tiga tujuan polisi menangkap Syahganda Nainggolan dan tujuh rekannya dengan merupakan aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Pertama, kata Neta, untuk mengalihkan konsentrasi buruh dalam melakukan aksi demo menentang UU Cipta Kerja atau UNDANG-UNDANG Ciptaker.

Ke-2, lanjut Neta, memberi terapi kejut bagi KAMI dan jaringannya supaya tidak melakukan aksi-aksi yang “menjengkelkan” rezim Jokowi.

Baca Juga:

“Ketiga, menguji nyali Gatot Nurmantyo sebagai tokoh SAYA, apakah dia akan berjuang berlelah-lelah membebaskan Syahganda Cs atau tidak, ” kata Neta dalam pancaran persnya, Rabu (14/10).

“Jika dia terus bermanuver bukan mustahil Gatot juga akan diciduk rezim, sama seperti rezim menciduk sejumlah purnawirawan di awal Jokowi berkuasa di periode ke-2 kekuasaannya sebagai presiden, ” sendat Neta.

Dia menambahkan, jika melihat tuduhan dengan dikenakan kepada Syahganda Cs, itu adalah tuduhan ecek-ecek dan benar lemah serta sangat sulit dibuktikan.

Baca Pula:

“Sehingga IPW melihat kasus Syahganda Cs ini lebih kental nuansa politisnya, ” tegas Neta.

Sasarannya, kata tempat, bukan untuk mencegah aksi perlawanan terhadap UU Cipta Kerja tetapi lebih kepada manuver untuk menilai nyali Gatot Nurmantyo.