jpnn. com , JAKARTA – Jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri membongkar konsorsium penipuan yang menjual alat pelindung diri (APD), lintas negara atau jaringan internasional.

Dibanding kasus ini, ada tiga pelaku yang ditangkap berinisial YM, MF, dan MG.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Aur Setiyono mengatakan, ketiga pelaku itu beraksi dengan cara menawarkan APD berupa masker di media baik Instagram.

Menyuarakan Juga:

“Jadi, pelaku ini menjajakan masker melalui akun Instagram. Itu memposting gambar, video hingga karya penjualan masker Sensi dengan makna murah, sekotak Rp 75 ribu, satu dus Rp 1. 700. 000, ” kata Awi pada Bareskrim Polri, Senin (8/6).

Guna meyakinkan & menarik para pembeli, pelaku tersebut mengunggah bukti bayar hingga testimoni palsu di Instagram.

Nantinya, apabila ada yang tertarik, para korban diminta men pelaku via WhatsApp.

Baca Juga:

“‎Masker tersebut tidak pernah dikirim. Untuk menghilangkan jejak, sindikat ini langsung mengganti nomor WhatsApp dan ganti akun Instagram, ” sambung Awi.

Sementara itu, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, Kombes Reinhard Hutagaol ‎menjelaskan, dari kasus ini ada sembilan orang yang menjadi korban penipuan.