jpnn. com , WASHINGTON kepala Presiden Amerika Serikat Donald Trump sewot gara-gara demonstran antirasisme merobohkan patung seorang tokoh properbudakan dalam Washington DC, Jumat (19/6).

Lewat Twitter, dia menilai polisi yang membiarkan aksi itu terjadi dan menyebut tindakan para demonstran sebagai aib.

Laporan stasiun televisi membuktikan patung pimpinan Konfederasi, Albert Pike ditarik menggunakan tali tambang sebab para demonstran. Teriakan “black lives matter” mengiringi momen bersejarah tersebut.

Baca Pula:

Massa kemudian menyiram bensin dan berusaha membakar patung tersebut. Tetapi, pihak kepolisian segera memadamkan obor.

“Kepolisian D. C tidak melakukan tugas itu, dan hanya menonton ketika suatu patung dirobohkan dan dibakar. Orang-orang itu harus segera ditangkap. Sebuah aib bagi negeri ini! ” cuit Trump di akun @realDonaldTrump.

Aksi protes besar-besaran terjadi di AS sesudah terjadi kasus pembunuhan George Floyd di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Menangkap Juga:

Terkait kematian pria indra peraba hitam itu, aksi protes dengan awalnya untuk menuntut penegakan norma anti-diskriminasi dan anti-rasisme lalu merembet pada penggulingan patung-patung tokoh Konfederasi Amerika, kubu properbudakan dalam Konflik Saudara AS. (ant/dil/jpnn)