jpnn. com , JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin mengatakan bila tindakan anggota TNI AD berteriak menyerukan sokongan untuk Habib Rizieq,   dianggap menyalahi ketentuan undang-undang, maka menetapkan diberikan sanksi.  

Ini disampaikannya menanggapi viralnya anggota TNI yang meneriakkan “Kami bersamamu Imam Besar  Habib Rizieq Shihab” 

“Jika itu dianggap salah sesuai ketentuan UU maka yang bersangkutan memang perlu diberi sanksi, ” kata Ujang menjawab JPNN. com , Rabu (11/11).

Baca Juga:

Sebab, Ujang mengucapkan bahwa Indonesia adalah negara dasar. Karena itu, lanjut dia, segenap harus taat hukum.

“Sudah benar apa dengan dilakukan oleh pimpinan tersebut atas apa yang telah dilakukan bani buahnya, ” jelas Ujang.

Namun, Ujang mengisbatkan,   hukuman disiplin sudah cukup, tidak perlu diberikan sanksi yang lain.

Baca Pula:

“Ya disiplin saja, itu kan pelanggaran ringan, ” kata Ujang.

Namun, Ujang mengatakan, di sisi lain perkara tersebut harus dilihat secara psikologis.