jpnn. com , JAKARTA – Negeri tengah menyiapkan sebuah aplikasi buat memonitor penegakan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan guna mencegah transmisi COVID-19.

Menteri Koordinator Dunia Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan merekomendasikan agar pemerintah kawasan dan TNI/Polri menggunakan aplikasi itu.

“Saya rekomendasikan agar Satgas bersama TNI, Polri, Satpol PP sampai ke Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memanfaatkan penerapan dalam memantau pelaksanaan protokol kesehatan tubuh, ” katanya dalam keterangan tercatat di Jakarta, Selasa (6/10).

Baca Juga:

Patuh Luhut, personil TNI/Polri dan Satpol PP yang bertugas di lapangan bisa memberikan laporan lewat sistem dan aplikasi secara terpadu, dan memadukan dengan lapisan klaster COVID-19 yang ada.

Sistem ini menurutnya juga terhubung dengan CCTV dimulai dari Provinsi DKI Jakarta. “Jadi nanti Jakarta akan jadi model pertama penerapan sistem ini, ” ucap Luhut.

Melalui penerapan tersebut, para pimpinan baik menteri, gubernur, Pangdam maupun Kapolda sanggup memonitor operasi secara real time.

Baca Serupa:

Karena itu dia meminta para-para gubernur yang membawahi Satpol PP, Pangdam dan Kapolda di delapan provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi, Bali, ditambah Provinsi Aceh dan Riau segera memanfaatkan aplikasi dengan dibuat oleh tim ahli berhubungan satgas.

“Saya minta operasi yustisi dan menawan yang dilakukan harus lebih murni dan terarah, terutama menyasar tempat-tempat kerumunan dan wilayah klaster COVID-19, ” Luhut menambahkan.