jpnn. com awut-awutan TikTok mengatakan kaget  dengan kebijaksanaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang akan melarang semua pembicaraan dengan ByteDance.

TikTok juga mempertimbangkan membawa hal tersebut ke pengadilan AS, untuk memperoleh perlakuan yang adil.

“Kami akan mengejar segala kemungkinan yang tersedia bagi awak untuk memastikan bahwa aturan patokan tidak dikesampingkan, dan bahwa kongsi kami serta pengguna kami diperlakukan dengan adil — jika tidak oleh Administrasi, maka oleh pengadilan AS, ” ujar TikTok, dikutip dari Reuters, Sabtu.

Baca Juga:

Trump pekan ini mengatakan akan mendukung penjualan operasi TikTok AS ke Microsoft, tetapi tetap memperingatkan akan memblokir layanan tersebut pada 15 September.

Sementara tersebut, TikTok mempersiapkan kemungkinan terburuk bagi para pengiklan dengan menawarkan pengembalian dana untuk iklan yang tak dapat dijalankan.

Bisnis periklanan TikTok masih hangat. Pendapatan TikTok diantisipasi mencapai satu miliar dolar AS pada 2020, hanya sebagian kecil dari menyeluruh ByteDance.

Baca Juga:

Namun, TikTok menjadi wadah populer bagi merek yang mau menjangkau kreator muda, yang beramai-ramai menggunakan aplikasi berbagai video berdurasi singkat tersebut.

TikTok mengatakan akan tetap menghormati iklan yang telah direncanakan, membatalkan uang yang tidak dapat dipenuhi dan juga akan bekerja cocok dengan  influencer, untuk bermigrasi ke platform lain jika terjadi pembatasan, menurut sebuah agensi iklan, menunjuk pada memo yang diterima sejak TikTok.